Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ebook-aplikasi-perencanaan-struktur. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ebook-aplikasi-perencanaan-struktur. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Perkembangan ilmu teknik sipil dirasakan begitu cepat alasannya adanya impian dan kebutuhan insan yang semakin meningkat, ibarat banyaknya gedung- gedung tinggi, jembatan, bangunan air, dan sarana prasarana lainnya. Sekarang untuk merencanakan semua itu tidaklah menjadi problem dan bisa dilakukan dengan cepat alasannya kecanggihan teknologi untuk mendesain banyak sekali bangunan sipil.

ETABS (Extended Three dimension Analysis of Building Systems) yakni salah satu progam computer yang dipakai khusus untuk perencanaan gedung dengan konstruksi beton, baja, dan komposit. Software tersebut mempunyai tampilan yang hampir sama dengan SAP alasannya dikembangkan oleh perusahaan yang sama (Computers and Structures Inc, CSI) yaitu salah satu perusahaan pembuat piranti lunak (software) untuk perencanaan- perencanaan struktur. Software- software dari CSI tersebut sudah dipakai oleh ribuan engineer di lebih dari 160 negara.

Ebook ini membahas dengan detail cara mendesain struktur gedung dengan ETABS yang mencakup :

1.  Sistem Struktur
2.  Asumsi yang Digunakan
3.  Peraturan dan Standar Perencanaan
4.  Material Struktur
     4.1. Beton
     4.2. Baja Tulangan
     4.3. Baja Profil

5.  Detail Elemen Struktur
     5.1.  Balok
     5.2.  Kolom
     5.3.  Plat Lantai
     5.4.  Shear Wall
     5.5.  Momen Inersia Penampang

6. Pemodelan Struktur
    6.1.  Penggambaran Elemen Balok
    6.2.  Penggambaran Elemen Kolom
    6.3.  Penggambaran Elemen Plat
    6.4.  Penggambaran Elemen Shear Wall
    6.5.  Pemodelan Pondasi
    6.6.  Kekakuan Sambungan (joint) Balok- Kolom

7.  Denah Struktur
8.  Pembebanan
     8.1.  Kombinasi Pembebanan
     8.2.  Perhitungan Beban Mati
             8.2.1.  Beban Mati pada Plat Lantai
             8.2.2.  Beban Mati pada Plat Atap
             8.2.3.  Beban Mati pada Balok
             8.2.4.  Beban pada Tangga
                        8.2.4.1.  Beban pada Plat Tangga
                        8.2.4.2.  Beban pada Bordes
     8.3.  Beban Hidup
     8.4.  Beban Gempa
             8.4.1.  Perhitungan Gempa Statik Ekuivalen secara Otomatis
                        8.4.1.1.  Lantai Tingkat sebagai Diafragma
                        8.4.1.2.  Waktu Getar Alami (T)
                        8.4.1.3.  Faktor Keutamaan
                        8.4.1.4.  Penentuan Jenis Tanah
                        8.4.1.5.  Perhitungan Beban Gempa Nominal (V)
                        8.4.1.6.  Eksentrisitas Rencana (ed)
              8.4.2. Perhitungan Gempa Statik Ekuivalen secara Manual
                        8.4.2.1.  Perhitungan Berat Gedung (Wt)
                        8.4.1.9.  Input Beban Gempa Statik Ekuivalen
              8.4.3. Analisis Gempa Dinamik Response Spectrum
                       8.4.3.1. Respons Spektrum Gempa Rencana
              8.4.4.  Analisis Gempa Dinamik Time History

9.  Kontrol dan Analisis
     9.1.  Analisis Ragam Respon Spektrum
     9.2.  Partisipasi Massa
     9.3.  Gaya geser dasar nominal, V (Base Shear)
     9.4.   Kinerja Sruktur Gedung
              9.4.1. Kinerja Batas Layan
              9.4.2. Kinerja Batas Ultimit

10. Perhitungan Struktur dengan ETABS
      10.1. Peraturan yang Digunakan
      10.2. EfektivitasPenampang
      10.3. Analisis
      10.4. Penulangan Balok
               10.4.1.  Desain Tulangan Utama Balok
               10.4.2.  Desain Tulangan Geser (sengkang)
               10.4.3.  Desain Tulangan Torsi
               10.4.4.  Kontrol Pesyaratan Balok pada SRPMK
               10.4.5.  Sketsa Detail Penulangan Balok
      10.5. Penulangan Kolom
               10.5.1.  Desain Tulangan Utama Kolom
               10.5.2.  Desain Tulangan Geser Kolom
               10.5.3.  Kontrol Pesyaratan Kolom pada SRPMK
               10.5.4.  Gambar Detail Penulangan Kolom
      10.6. Penulangan Plat Lantai
      10.7. Desain Pondasi
               10.7.1.  Data Tanah
               10.7.2.  Daya Dukung Pondasi Tiang Bor

11. Perhitungan Estimasi Biaya Pekerjaan Struktur

Semua bahan tersebut dibahas dalam 123 halaman. Ebook tersebut juga dilengkapi dengan Navigasi Bookmark, sehingga Anda sanggup dengan gampang mencari topik atau pembahasan bahan yang akan Anda pelajari. Tampilan Ebook tersebut yakni sebagai berikut :


Gambar 1. Video REVIEW Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur dengan ETABS


Screen shoot analisis Gedung yang ditinjau ditunjukkan sebagai berikut :

Gambar 2. Pemodelan Struktur Gedung Perkantoran 8 Lantai
Pemodelan struktur gedung yang dirancang bisa menahan gempa planning sesuai peraturan yang berlaku sesuai SNI 03-1726-2012 tentang Tatacara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung. Dalam peraturan ini gempa planning ditetapkan mempunyai periode ulang 500 tahun, sehingga probabilitas terjadinya terbatas pada 10 % selama umur gedung 50 tahun.


Gambar 3. Pemodelan Diafragma Kaku pada Plat Lantai
Pada SNI Gempa 1726-2012 , pasal 5.3.1 disebutkan bahwa lantai tingkat, atap beton dan sistem lantai dengan ikatan suatu struktur gedung sanggup dianggap sangat kaku (rigid) dalam bidangnya dan dianggap bekerja sebagai diafragma terhadap beban gempa horisontal. 


Gambar 4. Deformasi Struktur dan Waktu Getar Bangunan untuk Mode 1
Denah, konfigurasi, dan kekakuan struktur harus didesain sedemikian rupa sehingga gedung tidak terlalu fleksible dan waktu getar struktur tidak melebihi standard yang ditetapkan. Selain itu untuk mencegah adanya puntiran (rotasi) gedung pada Mode 1.


Gambar 5. Input Gempa Statik Ekuivalen (Otomatis) dengan Auto Lateral Load
Cara ini dilakukan dengan user coefficient - auto lateral load, dengan memperlihatkan angka faktor respon gempa (C) pada load case gempa arah x dan y, sehingga beban gempa sebesar Fi secara otomatis sudah bekerja pada sentra massa gedung tiap lantai.


 
Gambar 6. Input Beban Gempa Statik Ekuivalen secara Manual pada Tiap lantai
Gaya gempa statik ekuivalen bekerja pada sentra massa bangunan tiap lantai dengan besar 100% arah yang ditinjau dan 30% arah tegak lurusnya. Tinjauan beban gempa dari 2 arah tersebut untuk mengantisipasi datangnya gempa dari arah yang tidak bisa diperkirakan dengan pasti.


 
Gambar 7. Input grafik Respon Spektrum Gempa
Grafik respon spektrum yang diinput menurut zona gempa dan jenis tanah kawasan lokasi bangunan berada.


Gambar 8. Input Akselerogram Gempa Dinamik Time History
Perhitungan respons dinamik struktur gedung terhadap imbas gempa planning dilakukan dengan metoda analisis dinamik 3 dimensi berupa analisis respons dinamik linier dan non-linier time histoy (riwayat waktu) dengan suatu akselerogram gempa yang diangkakan sebagai gerakan tanah masukan.   


Gambar 9. Besarnya Simpangan Gedung yang Terjadi Akibat Gempa
Besarnya simpangan yang terjadi harus dibatasi menurut persyaratan batas layan dan batas ultimit untuk mencegah ketidaknyamanan penghuni, keretakan beton, kerusakan struktur dan non struktur.


Gambar 10. Analisis Tegangan pada Plat Lantai
Nilai tegangan yang bekerja pada plat akhir beban hidup dan mati sanggup diketahui dengan Shell Stress kemudian besarnya momen yang muncul sanggup dianalis untuk desain penulangan plat untuk arah memanjang dan melintang.


Gambar 11. Desain Penulangan Arah Memanjang
Luas tulangan yang diharapkan untuk arah memanjang dan melintang sanggup diketahui secara otomatis, kemudian dikonversi menjadi berapa banyak jumlah tulangan yang akan dipakai ]sesuai ]ukuran diameter tulangan di pasaran.


 Gambar 12. Diagram Interaksi Kolom
Dari diagram interaksi tersebut sanggup diketahui kekerabatan antara momen dengan gaya aksial yang bekerja pada kolom

Gambar 13. Informasi Luas Tulangan, Momen dan Gaya Geser yang Ditinjau
Informasi yang muncul sesudah run analisis beberapa sanggup dikontrol dengan hitungan manual, bila hasil yang muncul sudah benar/ mendekati, maka selanjutnya output tersebut sanggup diolah untuk desain struktur yang mencakup keamanan dimensi, penulangan, dll




Siapa saja yang harus mempunyai Ebook ini...?
  • Para praktisi yang bergelut di bidang konstruksi (Konraktor, Perencana, Konsultan, dll)
  • Pelajar dan Mahasiswa teknik sipil,
  • Dosen dan Pengajar.



BONUS..!! UNTUK 10 PEMESAN PERTAMA TIAP HARI
  • File excel lampiran perhitungan gempa.
  • File ETABS .edb Perencanaan Gedung Perkantoran 8 lantai
  • File AutoCAD Gambar Standard Detail Struktur untuk Gedung.
  • Update bahan bersiklus berupa pemanis bahan baru, gambar, dll.



Cukup dengan Transfer Sebesar:
Rp 55.000
Rp 95.000 
Rp 125.000 
Semua Ilmu tersebut sanggup Anda pelajari
Transfer Pembayaran :

 
BRI - No. Rekening : 308 20100 5632534. 
Atas nama M. Miftakhur Riza


MANDIRI - No. Rekening : 90000 106 20731. 
Atas nama M. Miftakhur Riza


BANK BCA - No. Rekening : 1220 981874. 
Atas nama M. MIFTAKHUR RIZA


PEMESANAN BISA DILAKUKAN 24 JAM DENGAN SMS :

Order         : Ebook Perencanaan Struktur
Nama         : .................................
Email         : ................................

SMS ke Nomor : 085 643 699 889


File akan dikirim via email maksimal 1x 12 jam sesudah Anda melaksanakan transfer pembayaran via BRI/ Mandiri.


LEBIH DARI 10 % DANA YANG TERKUMPUL AKAN DISEDEKAHKAN DAN UNTUK MENYANTUNI ANAK- ANAK YATIM PIATU.
Semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah untuk kita semua,


Best Regard,
Muhammad Miftakhur Riza,
Manager and Structural Engineer at ARS GROUP





----------------
NB :
Jika ingin mencopy Artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya. Kami menghargai Anda, sebagaimana Anda juga menghargai Kami. Terima kasih


-
Read More
 Perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal yang akan Kita bahas kali ini ditinjau berd Medan Cara Menghitung Kuat Dukung Pondasi Tiang Pancang
Perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal yang akan Kita bahas kali ini ditinjau menurut nilai N-SPT dan CPT. 

Daya Dukung Berdasarkan Hasil Bor Log (N-SPT)
Uji bor atau Soil Penetration Test (SPT) dilakukan untuk mendapat nilai daya dukung ijin pondasi menurut data nilai N-SPT dengan memakai metode Meyerhoff dan faktor keamanan atau safety factor (SF) sebesar 2. Data N-SPT untuk tanah yang ditinjau ditunjukkan pada Gambar berikut.

 Perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal yang akan Kita bahas kali ini ditinjau berd Medan Cara Menghitung Kuat Dukung Pondasi Tiang Pancang
Gambar 1. Data N-SPT

Perhitungan nilai N-SPT dilakukam pada kedalaman 4D dan 8D berikut.
N1 = nilai rata- rata Nspt pada kedalaman 4D di bawah tiang
      = (49 + 46 + 45 + 36) / 4 = 44 

N2 = nilai rata- rata Nspt pada kedalaman 8D di atas tiang
     = (21 + 39 + 26 + 12 + 30 + 49) / 6 = 29,5

Harga N rata-rata  =
 Perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal yang akan Kita bahas kali ini ditinjau berd Medan Cara Menghitung Kuat Dukung Pondasi Tiang Pancang

Daya dukung ultimit pondasi tiang pancang :
Q ult = 380 Nb Ap  (kN)

Dimana :
  • Nb  = nilai rata- rata N-SPT pada dasar tiang,
  • Ab  = luas penampang dasar tiang (m2),
  • N    = nilai N-SPT rata- rata,
  • Ap  = luas selimut tiang untuk diameter tiang 0,6 m. 
         
Maka
Q ult = 380 x 36,57 x 0,2826 = 3927,17 kN = 392,71 ton.

Daya dukung yang diizinkan (Q allowable) :
Q all = Q ult / SF = 392,71 ton / 2 = 261,8 ton.


NB :
  1. Pada perhitungan struktur pondasi di atas, belum dilanjutkan hingga perhitungan pile cap. Perhitungan dengan rumus- rumus yang lebih detail tidak sanggup Kami posting alasannya yaitu ada banyak symbol yang tidak sanggup diketik ke blog (karena perbedaan format),
  2. Perhitungan yang lebih lengkap dan detail Kami paparkan dalam : "Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan ETABS" yang sanggup Anda dapatkan disini.
  3. Spreadsgeet excell perhitungan pondasi juga sanggup Anda dapatkan secara GRATIS sesudah Anda tergabung dalam Member Area website Kami disini.

Berikut yaitu Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan lebih dari 125 halaman yang membahas Lengkap perencanaan struktur, mulai dari pemodelan, perkiraan yang digunakan, hingga ke perhitungannya.


PEMESANAN BISA DILAKUKAN 24 JAM DENGAN SMS FORMAT :

                Order         : Ebook Perencanaan Struktur
Nama         : .................................
Email         : ................................

 SMS ke Nomor : 085 643 699 889

ATAU

Isi form ini untuk dapatkan Ebook di atas.




File akan dikirim via email maksimal 1x 12 jam sesudah Anda melaksanakan transfer pembayaran via BRI/ Mandiri.


LEBIH DARI 10 % DANA YANG TERKUMPUL AKAN DISEDEKAHKAN DAN UNTUK MENYANTUNI ANAK- ANAK YATIM PIATU.
Semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah untuk kita semua,


Best Regard,
Muhammad Miftakhur Riza,
Manager and Structural Engineer at ARS GROUP



--------

Jangan lupa mohon dicantumkan sumbernya, Jika Anda mencopy artikel ini.
Terima kasih

Read More
 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial (P) dan Beban Lentur Momen (M). Nah, untuk mengetahui kemampuan kolom tersebut dalam mendapatkan beban yang bekerja, Kita perlu menciptakan Diagram Interaksi Kolom yaitu Diagram yang menggambarkan korelasi antara gaya aksial (P) dan momen (M). Pada kasus kali ini, perhitungan struktur kolom yang direncanakan yakni kolom di lantai 2 As F-3. Analisis komponen struktur kolom yang mendapatkan kombinasi lentur dan beban aksial pada bangunan dengan kategori gedung Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) direncanakan menurut ketentuan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung SNI 03-2847-2002 Pasal 23.4. Letak kolom yang  ditinjau ditunjukkan pada Gambar 1.

 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 1. Struktur Kolom yang Ditinjau

Data penampang dan hasil analisis struktur dari penampang kolom yang ditinjau yakni sebagai berikut :
  • Dimensi Kolom = 700 x 700 mm
  • Mutu Beton = 30 MPa
  • Jumlah Tulangan = 16D22
  • Tegangan Leleh, fy = 400 MPa
  • Pu = 3808 kN
  • Mx = 200 kNm  
  • My = 457,2 kNm

Langkah pembuatan diagram interaksi kolom dengan software PCA Column yakni sebagai berikut :

1. Menentukan Jenis Satuan dan Tipe Diagram Interaksi Kolom :
Tipe diagram interaksi kolom yang dipilih yakni biaxial (2 arah),  sebab ada 2 momen yang bekerja yaitu Mx dan My.
 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 2. Penentukan Jenis Satuan dan Tipe Diagram Interaksi Kolom


2. Input Data Material :
Input data penampang ke aktivitas PCA Column mencakup : mutu beton, modulus elastisitas, faktor reduksi, dan tegangan leleh.

 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 3. Input Data Material Kolom


3. Input tulangan kolom (16D22)
Input data tulangan ke aktivitas PCA Column mencakup : jumlah tulangan, ukuran tulangan, dan selimut beton.

 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 4. Input Data Tulangan Kolom


4. Input Gaya yang Bekerja pada Kolom :
Input gaya yang bekerja pada kolom ke aktivitas PCA Column mencakup : gaya aksial (Pu), Momen X, dan Momen Y.

Gambar 5. Input Gaya yang Bekerja pada Kolom


Setalah semua data dimasukkan, lalu bisa Kita execute untuk menampilkan diagram interaksi kolom sebagai berikut :
 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 6. Diagram Interaksi Kolom

Karena diagram interaksi yang dibentuk yakni biaxial 3D, Kita sanggup melihat potongan diagram interaksi kolom tersebut :

 Kolom yakni cuilan dari elemen struktur Gedung yang mendapatkan beban aksial  Medan Cara Membuat Diagram Interaksi Kolom dengan PCA CoL
Gambar 7.  Potomgan Diagram Interaksi Kolom


Dari Gambar No 7 sanggup disimpulkan bahwa kolom K1-700x700 masih bisa mendapatkan beban yang bekerja.



NB :
  1. Pada perhitungan struktur di atas Kami belum memasukkan imbas kelangsingan dan Momen probability (Mpr) akhir balok.
  2. Perhitungan yang lebih lengkap dan detail Kami paparkan dalam : "Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan ETABS" yang bisa Anda dapatkan disini.
  3.  Software PCA Column tersebut sanggup Anda dapatkan secara GRATIS sesudah Anda tergabung dalam Member Area website Kami disini.

Berikut yakni Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan lebih dari 125 halaman yang membahas Lengkap perencanaan struktur, mulai dari pemodelan, perkiraan yang digunakan, hingga ke perhitungannya.


PEMESANAN BISA DILAKUKAN 24 JAM DENGAN SMS FORMAT :

                Order         : Ebook Perencanaan Struktur
Nama         : .................................
Email         : ................................

 SMS ke Nomor : 085 643 699 889

ATAU

Isi form ini untuk dapatkan Ebook di atas.




File akan dikirim via email maksimal 1x 12 jam sesudah Anda melaksanakan transfer pembayaran via BRI/ Mandiri.


LEBIH DARI 10 % DANA YANG TERKUMPUL AKAN DISEDEKAHKAN DAN UNTUK MENYANTUNI ANAK- ANAK YATIM PIATU.
Semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah untuk kita semua,


Best Regard,
Muhammad Miftakhur Riza,
Manager and Structural Engineer at ARS GROUP



--------

Jangan lupa mohon dicantumkan sumbernya, Jika Anda mencopy artikel ini.
Terima kasih
Read More
 Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai
Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak. Perencanaan elemen pelat lantai tidak kalah pentingnya dengan perencanaan balok, kolom, dan pondasi. Pelat lantai yang tidak direncanakan dengan baik sanggup menimbulkan lendutan dan getaran ketika ada beban yang bekerja pada pelat tersebut. Data teknis plat lantai yang akan Kita rencanakan kali ini ialah sebagai berikut :
  • Mutu beton, f’c = 30 MPa
  • Sisi bentang panjang, Ly = 7,2 m
  • Sisi bentang pendek, Lyx = 2,4 m
  • Tegangan leleh baja tulangan, fy = 240 MPa
  • Diameter tulangan = P 8 dan P 10
Denah dari plat lantai yang akan di desain ditunjukkan pada Gambar berikut :

Gambar 1. Denah Plat Lantai


Langkah- langkah perancanaan pelat lantai ialah sebagai berikut :
  1. Menentukan syarat- syarat batas dan bentang pelat lantai.
  2. Menentukan tebal pelat lantai.
  3. Menghitung beban yang bekerja pada pelat lantai (beban mati dan hidup).
  4. Menentukan nilai momen yang bekerja pada pelat lantai.
  5. Menghitung penulangan plat lantai.
Gambar 2. Bagan Perhitungan Tulangan Plat Lantai


1. Menentukan syarat- syarat batas dan bentang pelat lantai
 Perbandingan nilai bentang panjang dengan bentang pendek :

2. Menentukan tebal pelat lantai :
Berdasarkan peraturan SNI 03-2847-2002 Pasal 15.3.6, rasio kekakuan elastis balok terhadap pelat lantai ditentukan dengan langkah sebagai berikut:
  • Sisi balok induk B1
    • h = 700 mm,
    • b = 400 mm,
    • L = 2400 mm, 
    • Tebal pelat lantai =120 cm
 Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai
  • Sisi balok anak BA
    • h = 600 mm,
    • b = 400 mm,
    • L = 7200mm, 
    • Tebal pelat lantai =120 cm
  • Rasio kekakuan rata- rata 
 Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai 

Berdasarkan peraturan SNI 03-2847-2002 Pasal 11.5.3.(3).(c) mengatur tebal pelat lantai minimum dengan balok yang menghubungkan rujukan pada semua sisinya dilarang kurang dari hmin, dimana tebal minimum pelat lantai dengan αm > 2 dihitung sebagai berikut :


Maka dipakai tebal plat beton 120 mm


3. Menghitung beban yang bekerja pada pelat lantai (beban mati dan hidup) :
Jenis beban yang bekerja pada pelat lantai ialah beban mati dan hidup dengan perhitungan sebagai berikut.

3.1 Beban Mati (D)
Beban mati merata yang bekerja pada plat lantai 2- 7 mencakup :
  • Beban plat lantai = 0,12 x 24 =   2,88 kN/m2
  • Beban pasir setebal 1 cm = 0,01 x 16 = 0,16 kN/m2
  • Beban spesi setebal 3 cm = 0,03 x 22 = 0,66 kN/m2
  • Beban keramik setebal 1 cm = 0,01 x 22 = 0,22 kN/m2
  • Beban plafon dan penggantung =  0,2   kN/m2
  • Beban Instalasi ME = 0,25 kN/m2
  • Total beban mati  =  4,37 kN/m2   
3.2 Beban Hidup (L) = 2,5  kN/m2


3.3 Beban Rencana (Wu)  = 1,2D + 1,6L = 1,2 x 4,37 + 1,6 x 2,5 = 9,24 kN/ m2.


4. Menentukan Nilai Momen yang Bekerja pada Pelat Lantai :

Berdasarkan analisis kegiatan ETABS v9.7.2 nilai momen yang bekerja pada pelat lantai As F3 – G2 tipe S1 diperoleh hasil sesuai pada Gambar 2.

  Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai
Gambar 3. Momen Pelat Lantai M11 dan M22 Hasil Analisis Program  ETABS v9.7.2

Besarnya momen yang bekerja pada plat lantai hasil analisa software ETABS v.9.7.2 ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.
 
                                   Tabel 1. Output Momen Pelat Lantai Tipe S1 Denah Lantai 3



Diagram momen rujukan dan lapangan yang bekerja pada plat lantai ialah pada Gambar 5.13.
Gambar 4. Momen Pelat Lantai di kawasan Tumpuan dan Lapangan


Detail penulangan plat lantai ditunjukkan pada Gambar berikut
 Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai

Gambar 5. Momen Pelat Lantai di kawasan Tumpuan dan Lapangan



Gambar 6. Momen Pelat Lantai di kawasan Tumpuan dan Lapangan



Gambar 7. Momen Pelat Lantai di kawasan Tumpuan dan Lapangan


 Pelat lantai ialah bab dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak Medan Perhitungan Struktur Pelat Lantai
Gambar 7. Penulangan Pelat Lantai di kawasan Tumpuan dan Lapangan



NB :
  1. Pada perhitungan struktur di atas Kami belum memasukkan perhitungan tulangan, alasannya perhitungannya kompleks dan ada banyak rumus yang tidak sanggup diketik ke blog (karena keterbatasan symbol),
  2. Perhitungan yang lebih lengkap dan detail Kami paparkan dalam : "Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan ETABS" yang sanggup Anda dapatkan disini.
  3. Spreadsgeet excell perhitungan plat lantai tersebut sanggup Anda dapatkan secara GRATIS sehabis Anda tergabung dalam Member Area website Kami disini.


Berikut ialah Ebook Aplikasi Perencanaan Struktur Gedung dengan lebih dari 125 halaman yang membahas Lengkap perencanaan struktur, mulai dari pemodelan, perkiraan yang digunakan, hingga ke perhitungannya.

PEMESANAN BISA DILAKUKAN 24 JAM DENGAN SMS FORMAT :

                Order         : Ebook Perencanaan Struktur
Nama         : .................................
Email         : ................................


 SMS ke Nomor : 085 643 699 889

ATAU

Isi form ini untuk dapatkan Ebook di atas.


File akan dikirim via email maksimal 1x 12 jam sehabis Anda melaksanakan transfer pembayaran via BRI/ Mandiri.


LEBIH DARI 10 % DANA YANG TERKUMPUL AKAN DISEDEKAHKAN.

Semoga bermanfaat dan menjadi amal ibadah untuk kita semua,


Best Regard,
Muhammad Miftakhur Riza,
Manager and Structural Engineer at ARS GROUP



--------
Jangan lupa mohon dicantumkan sumbernya, Jika Anda mencopy artikel ini.
Terima kasih

Read More